LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Junjung Tinggi Perjuangan Pemekaran, Perangkat Kesultanan Dan Gema Suba Ziarah di Makam Sultan Bacan Ke XX

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:55 am
Reporter: Pemred
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 2264
Kedaton Kesultanan Bacan (Foto Redaksi Liputan Malut)

LABUHA,Liputan-Malut.com- Kendati momentum peringati hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Halmahera Selatan ke 17, Selasa (09/06/202) tampaknya tidak banyak yang dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan dengan kegiatan seremonial, karena ditengah kondisi pandemik Covid 19.

Namun, semangat perangkat Adat kesultanan Bacan tak pernah pudar. Buktinya, mereka melakukan tabur bunga dan doa bersama di makam Almarhum Sultan Alhajj Dede Muhammad Gahral Adyan Sjah (Sultan Bacan ke XX) bersama Generasi Muda Kesultanan Bacan (Gema Suba).

Sebelum tabur bunga, diawali dengan shalat Ashar berjamaah di mesjid Kesultanan Bacan, setelah itu menuju ke makam Almarhum Sultan Bacan ke XX tersebut melakukan tabur bunga dan Doa Bersama Kepada Almarhum yang dipimpin Bobato Akhiraat Kesultanan Bacan.

Dalam kesempatan tersebut Ompu Datuk Alolong/Jogugu, Mohdar Gani Arif, SH, M.Si menyampaikan semoga Kabupaten Halmahera Selatan di HUT Ulang Tahun (HUT) ke 17 ini mendapat Keberkahan, kekuatan dan Perlindungan oleh Allah SWT sehingga Harapan Masyarakat dapat teratasi, Baik Pembangunan maupun Kesejahteraa.

“Kalau kita tarik perjalanan Kabupaten Halmahera Selatan yang usianya sekarang 17 Tahun, maka kita akan dapati peran masyarakat dalam mendorong adanya pemekaran, disamping itu juga peran Central Sultan Alhajj Dede Muhammad Gahral Adyan Sjah yang saat itu menjabat Bupati Maluku Utara sebagai Lokomotif hingga terwujudnya pemekaran Beberapa Kabupaten/Kota di Maluku Utara termasuk Kabupaten Halmahera Selatan,”tandasnya

Lanjut Jogugu, Atas jasa Almarhum Sultan Gahral tersebut, maka DPRD Provinsi Maluku Utara periode 2004-2009 melaksankan Paripurna Menetapkan Sultan Gahral sebagai Pahlawan Pemekaran dalam memperjuangkan pemekaran Kabupaten Halmahera Selatan.

“Saya menghimbau kepada Masyarakat agar tidak melupakan Jasa Pahlawan pemekaran yaitu Sultan Gahral. Hal ini berguna dalam menjaga memori sejarah tentang perjuangan pemekaran dan tentunya sangat membantu dalam menanamkan kepedulian terhadap seorang tokoh, sehingga harapan kami kepada masyarakat agar setiap Tanggal 9 Juni seluruh masyarakat adat bisa berasama-sama menjatkan doa kepada Almarhum Sultan Gahral, sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada beliau,”tambah Jogugu

Sementara itu Ketua Gema Suba, M. Husni Muslim, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Tabur Bunga dan doa bersama di Makam Almarhum Sultan Alhajj Dede Muhammad Gahral Adyan Sjah ini sering kami lakukan pada setiap HUT Halsel tanggal 9 Juni bersama perangkat Adat Kesultanan Bacan baik Bobato Dunia maupun Bobato Akhiraat.

“Harapan kami pada HUT Halsel ke 17 ini adalah Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tidak hanya Fokus pada Pembangunan Infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi saja, akan tetapi Pembangunan Moral juga tidak kalah penting menjadi perhatian serius oleh pemerintah Kabupaten Halmahera selatan, agar Masyarakat tetap berdiri pada nilai-nilai adat dan atorang sebagaimana halnya cita-cita para pendahulu negeri ini. Kami tetap mendukung kinerja Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan semoga Pemimpin Negeri ini diberikan kekuatan dan kesehatan, agar dapat bekerja sesuai harapan mereka dan harapan Masyarakat,”tutup Husni (Red)

Berita Lainnya

 

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.

Redaksi - Tentang Kami - Pengumuman

Design by