LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Dianggarkan Rp. 1,3 Miliar. Bupati Terpilih Usman Sidik Tolak Mobil Dinas Dan Minta Dialihkan Untuk Kepentingan Masyarakat

Jumat, 19 Maret 2021 | 6:51 pm
Reporter: Pemred
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 3698
Bupati Terpilih Usman Sidik Ilustrasi Mobil Dinas yang di Tolak (Foto Redaksi Liputan Malut)

HALSEL,Liputan-Malut.com- Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melalui bagian umum telah menganggarkan pengadaan Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan terpilih yakni Usman Sidik dan Bassam Kasuba. 

Kabag Umum Perlengkapan Keuangan Setda Halsel, Saima Kasuba, Jum’at (19/3/2021) mengatakan pihaknya telah menganggarkan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan merk mobil toyota camry tipe V dan tipe E, dimana Mobil camry tipe V untuk Bupati terpilih Usman Sidik dan Kembri Tipe E untuk Wakil Bupati Terpilih Bassam Kasuba

“Mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati itu anggaran totalnya Rp. 1,3 miliar, untuk Kembri tipe V nanti digunakan Bupati dan untuk Kembri tipe E digunakan Wakil Bupati, itu sesuai ketentuan” ujar Kabag Umum Perlengkapan dan Keuangan Setda Halsel, Saimah Kasuba

Lanjut Saima, kedua mobil dinas itu CC nya berbeda, Mobil yang nanti digunakan Bupati CC nya jauh lebih besar dibandingkan dengan mobil yang digunakan Wakil Bupati. “CC nya belum tau, tapi yang jelasnya Mobil Bupati dan Wakil berbeda”pungkasnya

Terpisah Bupati Halsel terpilih Usman Sidik ketika dikonfirmasi Redaksi Liputan Malut via watshap terkait dengan pengadaan mobil dinas Bupati dia dengan tegas menolak mobil dinas yang disiapkan oleh Pemda Halsel melalui Bagian Umum. 

“Saya tolak mobil dinas, jadi angaran untuk pengadaan Mobil Dinas itu saya minta segera dialihkan untuk kepentingan rakyat. Rakyat lg susah di tengah covid 19 jadi saya mengunakan mobil pribadi untuk melaksanakan tugas-tugas”tegas Bupati

Lebib lanjut wartawan senior ini mengatakan, kita pejabat tidak perlu bermewah-mewah dan dari awal saya sudah tekankan kita jangan biarkan rakyat menderita, apalagi di tengah kondisi rakyat yang susah ini jangan ambil kesempatan dalam kesempitan. 

“Saat ini rakyat kita masih susah, buktinya orang sakit saja tidak bisa di atasi karena alasan biaya jadi saya tekanan lagi, Mobil Dinas Bupati jangan lagi di beli karena saya gunakan mobil pribadi,”pungkasnya

Diketahui, alasan penolakan mobil dinas oleh Bupati Halsel terpilih Usman Sidik itu sangat beralasan karena, pada tahapan kampanye di Pilkada kemarin, Usman Sidik telah menyampaikan janji dan komitmen nya untuk tidak akan menggunakan mobil dinas Bupati yang dibeli dari anggaran pendapatan belanja Daerah (APBD) Halmahera Selatan. (Red)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer