LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Di Periode Keempat Baru Ada Pagelaran Festival Marabose. Sultan Tidore : Mendiang Bupati Usman Miliki Naluri Intuisi Tentang Peristiwa Kebudayaan

Rabu, 26 Juni 2024 | 1:06 pm
Reporter:
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 542
Sultan Tidore, H. Husain Sjah (Foto Istimewa Liputan Malut)

HALSEL,Liputan-Malut.com- Sejak Kabupaten Halmahera Selatan di mekarkan menjadi daerah otonom baru (DOB) 2003 silam lalu dan pemerintahan awal hingga periode ketiga, mungkin tidak pernah terlintas akan sebuah perjalanan peradaban atau kebudayaan. 

Padahal, di Halmahera Selatan adalah salah satu kerajaan yang sama dengan tiga daerah lain di Provinsi Maluku Utara yakni, Ternate, Tidore dan Jailolo. Dan baru di periode keempat ini ada satu pemimpin atau Bupati Halmahera Selatan, Hi. Usman Sidik yang mencetuskan program pagelaran kebudayaan yang namanya Festival Marabose.

Festival Marabose itu merupakan salah satu event bergengsi yang diperkenalkan Pemda Halmahera Selatan untuk kali pertama tahun 2022 itu digagas Bupati Usman Sidik dan langsung di tetapkan menjadi agenda tahunan.

Pada pergelaran pertama 2022 dan kedua tahun 2023, Festival ini banyak menyajikan beragam acara diantaranya napak tilas perjalanan kesultanan Bacan, pameran ekspo kuliner khas, pentas seni budaya, hiburan rakyat, serta sentral kegiatan masyarakat di sepanjang lokasi kegiatan.

Kegiatan itu juga bertujuan sebagai upaya menghidupkan kembali nilai-nilai kebudayaan di tengah gempuran modernisasi maka Festival Marabose sebagai media edukasi dan refleksi sejarah yang menceritakan sejarah asal usul Kesultanan Bacan.

Atas pikiran dari Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik itu Sultan Tidore Husain Alting Sjah saat itu memberikan apresiasi kepada Mendiang Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik sebagai kepala daerah yang menggagas even Festival Marabose. Apresiasi Sultan ini disampaikan saat kunjungan ke Halmahera Selatan pada tahun 2023 lalu.

“Ini menunjukan bahwa seorang Bupati (Usman Sidik) sangat kenal betul tentang jati diri. Marabose adalah sebuah peristiwa lama, dimana itu jati diri orang Halmahera Selatan,” kata Sultan Tidore, Husain Alting Sjah dilihat dalam vidio yang diunggah pada akun tiktok @usmansidikofficial.

Sultan mengatakan, Marabose adalah embrio dari pada Kesultanan Bacan. Menurutnya Marabose merupakan sebuah sentimen positif yang ditangkap oleh seorang Usman Sidik yang kemudian mengejawantahkan hal tersebut dengan baik.

“Kalau ingin mempersatukan Halmahera Selatan ini dengan baik, harus orang yang benar-benar paham, dan Bupati Usman Sidik sangat tau tentang itu,” kata Sultan. Kita bersyukur kepada Bupati yang memiliki naluri ketajaman intuisi tentang peristiwa-peristiwa kebudayaan. Marabose harga diri kita semua,”ujar Sultan saat itu (Zul)

Berita Lainnya