LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Astaga!!! Petugas Apotek RSUD H. Chasan Boesoirie Minta Uang Titipan Kepada Pasien BPJS 

Minggu, 14 Mei 2023 | 5:32 pm
Reporter: Ade Kaidati
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 639

TERNATE,Liputan-Malut.com Setiap peserta BPJS Kesehatan atau JKN-KIS wajib membayar iuran bulanan sesuai kelasnya, baik membayar secara mandiri, atau dibayar oleh perusahaan untuk peserta karyawan perusahaan, dengan tujuan untuk memudahkan pasien yang berobat di RSUD, selain mendapat pelayanan gratis, pasien tidak dipersulit dari  pelayanan pengambilan obat dan lain lain.

Namun hal itu tidak berlaku bagi pasien di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, sejumlah pasien yang tidak mau dipublis namanya kepada Media ini Jumat, (12/05/2023) keluhkan pelayanan di apotek pada RSUD setempat, pasalnya mereka pasien saat pengambilan obat diminta oleh petugas apotek untuk menitip uang mereka dan akan dikembalikan pada waktu yang telah ditentukan,”Kesal sejumlah pasien.

Padahal lanjut pasien, resep yang diberikan dokter adalah resep BPJS, pertanyaannya kenapa harus ada penitipan uang, bisa saja hal itu dilakukan jika pasien tersebut kategori pasien yang tidak miliki BPJS atau pasien umum, atau pasien yang BPJS bermasalah berupa terlambat pembayaran iuran BPJS dan lain sebagainya,” Beber sejumlah pasien.

Apalagi salah satu Rumah Sakit yang bekerja sama dengan BPJS adalah RSUD Chasan Boesoirie Ternate, tentunya kami harus mendapatkan pelayanan yang maksimal, ketika kami sakit dan tidak memiliki uang tentu yang kami harapkan BPJS untuk pengobatan di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS,” Keluhnya.

“Kami paseien merasa di lakukan tidak adil, dan kami tidak tau menau, bagi kami (pasein), kewajiban pembayaran BPJS sudah kami selesaikan /bulan, sekarang hak kami mendapatkan pelayanan yang maksimal oleh pihak rumah sakit, dan tidak perlu di bebankan ke kami pasien, kecuali ada obat di luar PBJS,”Tambah pasien.

Kami minta pihak rumah sakit ketika kami ambil obat tidak perlu titip uang, kecuali PBJS yang bermasah, tiap bulan kami bayar BPJS, bahkan kalau lewat tanggal kami bayar tambahan dengan denda harapannya, ketika kami sakit di permudahkan dengan BPJS, tetapi kenyataannya kami di persulit, karena harus titip uang saat ambil obat, kalau pasien yang ada uang tidak apa-apa, tetapi bagi yang hidup kekurangan tidak ada uang bagaimana” Kesalnya.

Terpisah Direktur RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate, Dr. Alwia Assagaf ketika dikonfirmasi terkait keluhan pasien tersebut, tidak mau memberikan penjelasan, Alwia beralasan masih banyak tamu yang harus dilayani,” (Deka).

Berita Lainnya

 

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.

Redaksi - Tentang Kami - Pengumuman

Design by