LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Realisasi Anggaran 100 Persen, Projek PSC di Dinkes Sula Terbengkalai

Kamis, 31 Desember 2020 | 10:01 pm
Reporter: Rismit Theapon
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 526

SANANA,Liputan-Malut.com- Proyek pembangunan Publik Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sula yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020. Diduga tidak sesaui progres pelaporan. Padahal, Dananya sudah cair 100 persen. 

Diketahui, proyek tersebut pagu anggarannya senilai Rp. 950.000 juta dan Nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) 949.999.997,63. Serta nilai kontrak 903.345.204. Dikerjakan oleh CV. Arpon Karya Utama, alamat Desa Mangon Kecamatan Sanana. Tanggal kontrak 24 Juni 2020 dan waktu kerja terhitung 180 hari kelender atau 6 bulan. Namun, pekerjaan proyek pembangunan PSC, dengan nilai ratusan juta itu hingga bulan Desember 2020 belum selesai dikerjakan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Andika Pratama saat dikonrmasi via watshap, Kamis (31/12/2020), membenarkan bahwa Proyek pembagunan tersebut dalam kontrak kerja 180 hari kerja, memang belum diselesaikan pekerjannya sesaui dengan kontrak kerja. Selain itu kontrak kerja yang terhitung 6 bulan itu, kata Andika pihaknya PPK telah membuat perjanjian secara tertulis untuk menyelesaikan pekerjaannya di tahun 2021

“Benar, adanya adendum waktu. Dan dicairkan 100 persen. Tetapi akan diblokir di Bank, dengan perjanjian penyelesaian di bulan Januari tanggal 23 baru akan dibuka tanggal blokirnya,”jelas Andika

Andika menjelaskan proses pencarian 100 persen pada proyek ini. Meskipun progres proyek ini belum tuntas. Namun, ada surat pernyataan kesanggupan untuk meyelesaikan pekerjaan itu, menjadi dasar untuk dicairkan uang 100 persen. Sebab, alasannya kegiatan itu menggunakan Dana DAK.

“Dana DAK harus dicairkan pada tahun anggaran yang ada. Karena kita kejar penyerapan anggaran dana itu sehingga dengan pertimbangan yang sangat matang dan surat dukungan serta pernyataan surat secara tertulis,” katanya.

Terkait dengan Proyek PSC tersebut Andikan juga bilang progres pekerjaan itu pihaknya selalu berkonsultasi kepada konsultan pengawas proyek yang berpengalaman. “Progres pekerjaan saya selalu berkonsultasi kepada konsultan penwas yag ahli di bidanganya,”tutupnya. (mit)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer