LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

UH Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa Dikebun

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:10 am
Reporter: Willy Parton
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 250
Korban gantung diri (Foto WP Liputan Malut)

HALUT, Liputan-Malut.com – Kasus gantung diri di kabupaten Halmahera Utara bukan hal yang baru lagi. Kali ini kasus gantung diri terjadi di di kebun Kapupunu milik Ko Uan desa Doro Kecamatan Kao Utara pada Senin (25/10/2021) sekitar Pkl 08.00 Wit.

Kasubag Humas Polres Halut, Iptu. Kolombus Guduru mengatakan kasus gantung diri terjadi tepatnya di kebun dimana korban sendiri berinisial UH alias Ufin Hidioniki (21) yang merupakan warga desa Birinoa Kecamatan Tobelo Barat. Dimana dalam kasus gantung diri ini, polisi telah mengantongi keterangan dari sejumlah saksi diantaranya Anice Kakanga (21) warga desa Doro yang merupakan pacar korban. Sementara saksi lainnya yakni Iknatius Gulati (28) alamat Desa pediwang dan Ien Maikel Hidupa (32) alamat desa
Desa doro.

Diketahui berdasarkan keterangan saksi Iknatius, lanjut Kolombus, bahwa dirinya datang dari desa Pediwang menuju ke Puskesmas Daru untuk mengantarkan neneknya berobat. Sementara itu, saat tiba di jalur trans halut tobelo-sofifi di pertengahan Doro – Bori, saksi melihat bahwa korban dalam keadaan tergantung disamping jalan.

“Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal,” jelasnya, Senin (25/10/2021).

Begitupun dari keterangan saksi lainnya yakni Ien menyebutkan bahwa dirinya
melihat langsung bahwa korban dalam keadaan meninggal dunia, dan langsung menghubungi Bhabinkantibmas Doro dan Bhabinkamtibmas Daru via telepon.

Sementara dari keterangan pacar korban tambah Kolombia, bahwa pacarnya menjalin hubungan dari bulan September 2021 dan di bulan Oktober 2021 telah hidup serumah dan rencananya di bulan November 2021 akan melangsungkan pernikahan secara adat.

“Sementara ini mereka tinggal di kebun kapupunu karena pacarnya sementara melakukan kerja kelapa untuk tambahan biaya pernikahan. Dari keterangan tidak ada pertengkaran dan sekitar pukul 14.00 Wit, pacar korban meminta ijin ke pacar untuk ke kampung mengambil pakaian, namun paginya berencana pulang namun informasi yang diterima bahwa pacarnya sudah meninggal,” jelasnya.

“Tindakan Kepolisian yang telah dilakukan yakni turun TKP dan membawa orban Puskesmas Daru dan mengambil identitas korban dan mengamankan BB. Sementara informasi dari keluarga, jazad korban  dimakamkan di Desa Birinoa Kecamatan Tobelo Barat. Sedangkan pihak keluarga menolak dilakukan otopsi  karena menurut keluarga, kejadian tersebut merupakan ajal korban,” tutupnya. (Willy Parton)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer