LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Pasien Anak Asal Kao Teluk Sempat Dibantu Tim HRP KesMas PTNHM ke RSUD Tobelo, Namun Meninggal Dunia

Selasa, 7 Maret 2023 | 1:38 pm
Reporter: Willy Parton
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 386

HALUT, Liputan-Malut.com – Seorang anak berusia 10 tahun asal Kecamatan Kao Teluk, salah satu desa di lingkar tambang PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM) mengalami pendarahan saluran pencernaan, sempat didampingi oleh Tim Haji Robert Peduli Kesehatan Masyarakat (HRP KesMas) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kota Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, namun kemudian di nyatakan meninggal dunia.

Tim Haji Robert Peduli Kesehatan Masyarakat (HRP KesMas) yang merupakan program bantuan dari Presiden Direktur PTNHM, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo untuk masyarakat lingkar tambang dan wilayah lainnya tadinya memberikan perhatian terhadap pasien anak ini dan keluarganya. Bahkan ada Tim HRP KesMas yang ikut mendonorkan darahnya.

Tepatnya Pada Minggu (19/03/2023) Tim HRP KesMas kembali menemui pasien kecil ini di RSUD Tobelo sekaligus berdialog bersama keluarga dan Tim Medis yang merawatnya. Pasien dikabarkan sempat mengalami koma. Tim HRP KesMas mendampingi keluarga pasien untuk memberikan bantuan yang diperlukan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pasien tapi takdir berkata lain, malaikat kecil tersebut akhirnya di panggil oleh Sang Maha Kuasa.

Program pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan oleh Tim HRP KesMas sudah membantu banyak sekali warga lingkar tambang PTNHM yang sakit parah namun tidak memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai. Dalam perjalanannya, tidak hanya warga lingkar tambang yang memerlukan bantuan ini, tetapi juga warga dari wilayah lain di Kabupaten Halmahera Utara dan bahkan di wilayah lain di Maluku Utara.

Presiden Direktur PTNHM, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo, sejak mengambil alih mayoritas saham PTNHM pada awal tahun 2020, membuat beberapa program untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat lingkar tambang. Selain program bantuan akses kesehatan bagi masyarakat tidak mampu, juga ada program bedah rumah yang melakukan renovasi bahkan membangun ulang rumah warga tidak mampu yang kondisi rumahnya tidak layak huni menjadi rumah yang kokoh, sehat dan nyaman, serta bantuan untuk rumah ibadah, santunan untuk anakanak yatim piatu, fakir miskin dan kaum lanjut usia. (Willy)

Berita Lainnya

 

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.

Redaksi - Tentang Kami - Pengumuman

Design by