LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Haji Robert Peduli Bantu Anak Yatim Penderita Kanker Asal Manado

Senin, 26 Desember 2022 | 10:07 pm
Reporter: Willy Parton
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 99

HALUT, Liputan-Malut.com – Dukungan Haji Robert Nitiyudo Wachjo, Presiden Direktur dan pemilik PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM) yang mengelola tambang emas Gosowong kepada seorang anak asal Manado, Junevan Aldo Gomez (12 tahun) yang menderita kanker darah, telah diterbangkan di Jakarta dan sedang dirawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais.

Manajer Komunikasi PTNHM, Ramdani Sirait mengatakan, bahwa Dokter penanggung jawab tim Haji Robert Peduli di Jakarta, dr. Olivia Novianty Loei, mendampingi pasien tersebut untuk memastikan pengobatan dan perawatan dapat berjalan sesuai yang seharusnya.

“Baru-baru ini, dr. Olivia mengunjungi Aldo di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Aldo didiagnosa menderita Limfoma Non-Hodgkin derajat tinggi atau suatu jenis kanker darah yang melibatkan jaringan limfatik. Selama ini Aldo mengalami gejala demam, hilang nafsu makan hingga pembekakan kelenjar getah bening di leher,” jelasnya, Senin (26/12/2022).

Ramdani mengatakan, Haji Robert memberikan dukungan penuh dengan membiayai seluruh perawatan dan pengobatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta dengan penanganan langsung oleh dokter spesialis. Selama proses kemo, pasien telah memberikan respon positif terhadap obat-obatan yang diberikan. Hasil tes darahnya kini sudah membaik dan diperbolehkan menjalani rawat jalan sambil menjalani kemo. Ibunda Aldo mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk tim HRP, terutama untuk Bapak Haji Robert yang telah membantu pengobatan anaknya hingga kondisinya sudah jauh lebih baik. Haji Robert pun mengaku bahagia bisa memberikan bantuan terbaik bagi anak-anak yatim yang membutuhkan uluran tangannya.

“Selain bantuan kesehatan, program Haji Robert Peduli telah banyak membantu masyarakat membutuhkan khususnya yang berada di lingkar tambang Gosowong. Mulai dari bedah rumah bagi masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, sehingga bisa mendapat hunian yang lebih sehat. Kemudian ada juga bantuan pembangunan rumah ibadah seperti masjid dan gereja, santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa, bantuan pendidikan, dan lain sebagainya,” terangnya. (Willy)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer