LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Bupati Usman Sidik : Satu Poin Rekomendasi APKASI Itu Tolak Penghapusan Tenaga Honorer

Minggu, 19 Juni 2022 | 7:22 am
Reporter: Pemred
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 476
Bupati Usman Sidik saat mengikuti Rakernas APKASI di Jakarta (Foto Redaksi Liputan Malut)

JAKARTA,Liputan-Malut.com- Bupati Halmahera Selatan, Usman Sidik terus memperjuangkan nasib puluhan ribu honorer di seluruh Indonesia. Buktinya, dalam lanjutan rapat kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (APKASI), orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan itu terus ngotot me memperjuangkan aspirasi honorer. 

Kepada Redaksi Liputan Malut, Bupati Usman Sidik menyampaikan dirinya terus memperjuangkan soal nasib tenaga honorer dalam rapat kerja Nasional (Rakernas) APKASI agar bisa diterima untuk direkomendasikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait. “Saya terus ngotot agar rencana penghapusan tenaga honorer tahun 2023 oleh Pemerintah Pusat itu harus ada solusi dan kalau tidak harus di cabut,”ujarnya

Lanjut Obama sapaan akrabnya mengatakan, desakan tersebut akhirnya diterima oleh teman-teman kepala daerah lain untuk masuk dalam salah satu poin rekomendasi hasil Rakernas APKASI untuk ditindak lanjuti dan disampaikan ke Presiden Joko Widodo melalui Menteri PAN-RB. 

“Ada sekitar 14 poin rekomendasi yang disepakati oleh para Kepala Daerah dan salah satunya adalah terkait penolakan terhadap penghapusan tenaga honorer di tahun 2023 mendatang. Jadi, saya akan kawal terus poin rekomendasi tersebut sehingga nasib puluhan ribu honorer di Indonesia ini jangan dikebiri. Sebab, jujur saja di hampir semua Kementerian lembaga sampaik level terendah Kecamatan itu banyak Tenaga Honorer yang ikhlas mengabid ketimbang aparatur sipil negara (ASN) maka nasib mereka harus di perjuangkan,”pungkas Usman Sidik (Red)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer