LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Wabup Halsel Buka Diskusi Kasus Stuting

Kamis, 29 September 2022 | 6:30 pm
Reporter: Julhaidir tuahuns
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 338

HALSEL,Liputan-Malut.com Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku utara. Hasan Ali Bassam Kasuba membuka kegiatan diskusi panel Audit dan manajemen kasus stunting dengan bertajuk “Cegah Stunting itu penting” yang digelar oleh BKKBN Maluku Utara dan B3KB Halsel Rabu (28/09/2022)

Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor Bupati Halsel yang di ikuti oleh beberapa kadis, Puskesmas, Dinas Kesehatan dan masyarakat Halsel.

wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa peraturan presiden mengarahkan pendektan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga beresiko stunting, agar siklus terjadinya stunting dapat dicegah, perlu adanya formulasi kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada, satu diantaranya adalah audit kasus baduta (bawah dua tahun) stunting.

Audit kasus stunting ini bertujuan untuk mencari terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa. Audit kasus stunting dilakukan melalui empat kegiatan yaitu, pembentukan tim audit, pelaksanaan audit kasus stunting, dan manajemen pendampingan keluarga, diseminasi dan tindak lanjut.

Kegiatan audit stunting menjadi upaya yang sangat strategis dalam penanggulangan stunting secara komprehensif sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi. Dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk menyukseskan percepatan penurunan stunting di indonesia menjadi 14% pada akhir tahun 2024, angka prevalensi stunting Indonesia masih cukup tinggi sedangkan waktu efektif yang tersisa hanya 2,5 tahun.

Untuk mencapai target diperlukan kerja keras dan saling bahu membahu dari semua komponen dan elemen bangsa, pemerintah maupun swasta. Secara sistem dan regulasi kami telah menetapkan tim percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten, kecamatan dan selanjutnya dilanjutkan pada tingkat desa.

“Saya tekankan kepada semua pimpinan OPD, camat dan kepala desa dan pihak-pihak yang tergabung dalam tim pencegahan stunting untuk dapat melakukan rencana aksi yang telah ditetapkan sesuai peran tugas dan fungsi masing-masing dengan melakukan sinergitas dan kolaborasi, sehingga diharapkan terjadi penurunan angka stunting yang signifikan”ucap Wabup.

Kata Wabup, manfaatkan sumber anggaran yang ada sesuai peraturan dan perundangan yang telah ditetapkan melalui perencanaan yang benar sesuai kebutuhan dan dilaksanakan dengan monitoring dan evaluasi yang baik agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Ingat, keberhasilan pembangunan diukur bukan dari seberapa besar anggaran yang kita keluarkan, namun seberapa besar manfaat kegiatan pembangunan yang kita lakukan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Keberhasilan kegiatan hari ini ditentukan dari seberapa kuat komitmen kita untuk membangun masyarakat dengan melepas ego sektoral dan menyadari bahawa anggaran yang kita miliki adalah untuk masyarakat Halsel. Hal ini akan bisa terlihat nantinya dari indikator-indikator pembangunan yang ada”,ungkpanya.

“Semoga pengabdian dan kerja keras saudara sekalian, dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat diwilayah Halsel, senantiasa menjadi nilai ibadah dan mendapatkan ridho dari allah swt, aamiin”,sambungnya. (Jul)

Berita Lainnya

 

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.

Redaksi - Tentang Kami - Pengumuman

Design by