LIPUTAN-MALUT.com
NEWS TICKER

Sadis… ! Bimtek Pendampingan Dan Workshop Akreditas Di 11 Puskesmas, Dinkes Halsel “Habiskan” Anggaran Rp. 4,2 Milyar

Sabtu, 2 Januari 2021 | 5:49 pm
Reporter: Pemred
Posted by: LIPUTAN MALUT
Dibaca: 631

HALSEL,Liputan-Malut.com- Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dibawah pimpinan Hj Nurhasna Muhammad di tahun 2019 adalah salah satu instansi yang banyak menyerap anggaran khusus kegiatan program upaya kesehatan.

Dalam pelaksanaan program yang tertuang di Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Halmahera Selatan akhir tahun anggaran 2019 dijelaskan bahwa ada 6 item kegiatan yang dilaksanakan dan dua diantaranya menelan anggaran yang sangat fantastis seperti kegiatan dana alokasi khusus (DAK) non fisik Kesehatan yakni Kegiatan bimbingan pendampingan akreditas puskesmas yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.459.750.000. Pada item kegiatan ini realisasinya sebesar 52.35% dan kegiatan yang dilaksanakan adalah bimbingan akreditas di 11 Puskesmas.

Kemudian kegiatan DAK non fisik kesehatan untuk workshop akreditas Puskesmas dilaksanakan di Dinas Kesehatan Halmahera Selatan dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 781.250.000 atau realisasi sebesar 91.80%. hasil kegiatan adalah 11 Puskesmas yang mendapatkan workshop dapat memahami tentang konsep akreditas Puskesmas. 

Direktur Institusi Demokrasi Halsel, Ade Hud kepada Redaksi Liputan Malut mengatakan, kalau dilihat dari LKPJ Bupati 2019 untuk kegiatan non fisik itu dari 6 item empat diantaranya masih kategori wajar tetapi dua kegiatan non fisik di 11 Puskesmas ini pihaknya menilai tidak wajar karena nilainya terlalu fantastik. 

“Jumlah total pagu anggaran untuk 2 item kegiatan yakni kegiatan bimbingan pendampingan akreditas puskesmas dan kegiatan workshop akreditas Puskesmas itu sebesar Rp. 4.241.000 dan kalau dilihat kegiatan nya hampir sama yakni hanya di 11 Puskesmas dan nilainya sangat fantastis,”cetus Ade

Lanjut Ade, untuk kegiatan bimbingan pendampingan akreditas 11 Puskesmas itu realisasi anggaran hanya 52.35 % (persen) dari total pagu anggaran sebesar Rp. 3.459.750.000. “Yang jadi masalah itu kenapa tidak 80 atau 90 persen realisasi anggaran kalau itu difokuskan pada kegiatan itu dan hanya 52 persen saja,”ucap Ade Hud (Red)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

© 2020 liputan-malut.com. All Rights Reserved.
Design by Velocity Developer